Subjek dalam kalimat nominal (jumlah ismiyyah) yang biasanya berada di awal kalimat.
Contoh: اللَّهُ غَفُورٌ (Allah Maha Pengampun).
Subjek yang ditempatkan setelah khobar (berada di akhir kalimat).
Contoh: فِي الْمَسْجِدِ مُعَلِّمٌ (Di masjid ada seorang guru).
Predikat dalam kalimat nominal yang memberikan informasi tentang mubtada'.
Contoh: الْعِلْمُ نُورٌ (Ilmu adalah cahaya).
Khobar yang didahulukan sebelum mubtada'.
Contoh: فِي الْبَيْتِ أَبِي (Di rumah ada ayahku).
Pelaku perbuatan dalam kalimat verbal (jumlah fi'liyyah).
Contoh: كَتَبَ زَيْدٌ رِسَالَةً (Zaid menulis surat).