HURUF YANG DIPELAJARI DALAM ILMU I'RAB, NAHWU, DAN SHARAF
Berbagai huruf yang dipelajari dalam ilmu I'rab, Nahwu, dan Sharaf beserta fungsinya:
- Huruf Jar (حُرُوفُ الْجَرِّ)
Fungsi: Mengubah status i'rab isim setelahnya menjadi majrur (kasrah).
Contoh: مِنْ (dari), إِلَى (ke), عَنْ (dari), عَلَى (atas), فِي (di dalam).
- Huruf Nasb (حُرُوفُ النَّصْبِ)
Fungsi: Mengubah status i'rab fi'il mudhari menjadi manshub (fathah).
Contoh: أَنْ (agar), لَنْ (tidak akan), كَيْ (supaya), إِذًا (kalau begitu).
- Huruf Jazm (حُرُوفُ الْجَزْمِ)
Fungsi: Mengubah status i'rab fi'il mudhari menjadi majzum (sukun).
Contoh: لَمْ (tidak), لَا النَّاهِيَة (jangan), إِنْ (jika).
- Huruf Atf (حُرُوفُ الْعَطْفِ)
Fungsi: Menghubungkan dua kata atau dua kalimat yang setara.
Contoh: وَ (dan), فَ (maka), ثُمَّ (kemudian), أَوْ (atau).
- Huruf Istifham (حُرُوفُ الاِسْتِفْهَامِ)
Fungsi: Untuk membuat kalimat tanya.
Contoh: هَلْ (apakah), أَ (apakah), مَتَى (kapan).
- Huruf Nida' (حُرُوفُ النِّدَاءِ)
Fungsi: Memanggil seseorang atau sesuatu.
Contoh: يَا (wahai), أَيَا (wahai), هَيَا (ayo).
- Huruf Shart (حُرُوفُ الشَّرْطِ)
Fungsi: Menunjukkan hubungan sebab-akibat antara dua kalimat.
Contoh: إِنْ (jika), لَوْ (seandainya), كُلَّمَا (setiap kali).
- Huruf Istitsna' (حُرُوفُ الاِسْتِثْنَاءِ)
Fungsi: Mengecualikan sesuatu dari yang umum disebutkan.
Contoh: إِلَّا (kecuali), غَيْرُ (selain), سِوَى (selain).
- Huruf Taukid (حُرُوفُ التَّوْكِيدِ)
Fungsi: Memberi penegasan pada kalimat.
Contoh: إِنَّ (sesungguhnya), لَ (sungguh).
- Huruf Shilah (حُرُوفُ الصِّلَةِ)
Fungsi: Menghubungkan kalimat atau frasa tertentu.
Contoh: أَنْ (bahwa), لِكَيْ (agar).
- Huruf Zaidah (حُرُوفُ الزَّائِدَةِ)
Fungsi: Penekanan atau tambahan tanpa mengubah struktur dasar.
Contoh: مَا dalam مَا جَاءَ أَحَدٌ (tidak ada seorang pun yang datang).
- Huruf Tahqiq (حُرُوفُ التَّحْقِيقِ)
Fungsi: Menguatkan kebenaran sesuatu.
Contoh: قَدْ (sungguh), لَقَدْ (benar-benar).
- Huruf Nafiy (حُرُوفُ النَّفْيِ)
Fungsi: Menafikan (meniadakan) sesuatu.
Contoh: لَا (tidak), مَا (tidak).
- Huruf Takhfif (حُرُوفُ التَّخْفِيفِ)
Fungsi: Untuk meringankan kalimat.
Contoh: إِنْ (bentuk ringan dari إِنَّ).
- Huruf Tamanni (حُرُوفُ التَّمَنِّي)
Fungsi: Menunjukkan harapan yang sulit terjadi.
Contoh: لَيْتَ (andai saja).
- Huruf Taraji (حُرُوفُ التَّرَجِّي)
Fungsi: Menunjukkan harapan yang mungkin terjadi.
Contoh: لَعَلَّ (semoga).
- Huruf Tahdid (حُرُوفُ التَّهْدِيدِ)
Fungsi: Untuk memberikan ancaman.
Contoh: إِيَّاكَ (awas kamu).
- Huruf Ibtida' (حُرُوفُ الاِبْتِدَاءِ)
Fungsi: Mengawali kalimat atau memberi penekanan.
Contoh: أَمَّا (adapun).